Senin, 02 Januari 2012

Main Warna.


Dari sekian anak yang saya temui, terutama para keponakan yang sering main
ke rumah saat libur sekolah, rata-rata tak ada satu pun yang tidak menyukai aktivitas menggambar/bermain-main dengan warna.


Yang di perlukan hanyalah peralatan yg cukup. Selebihnya serahkan pada mereka.
Kita hanya perlu memberi sedikit guide tentang cara menggunakan peralatan
dan sedikit contoh, lalu biarkan mereka bermain.

Dan dari berbagai permainan yang sering saya berikan pada anak-anak di rumah, seperti game di komputer-film kartun-bermain bola/ mobil-mobilan, aktivitas menggambar adalah kegiatan terlama yang mampu mengalihkan perhatian mereka terhadap hal-hal yang lain. terutama untuk yang lebih kecil.

Maksudnya ketika anak-anak sedang rewel dan kita coba mengalihkan perhatiannya kepada hal-hal menarik berupa permainan -dari pengalaman selama ini- yang saya perlukan hanyalah sebuah kertas gambar besar, kuas ukuran besar, lalu palette berisi macam-macam warna dari cat air.
Terbukti keponakan saya kemudian tidak mau di ganggu selama setengah jam
ke depan.

Yang menarik dari anak-anak yang saya amati ketika menggambar adalah; tak ada yang canggung (kecuali ketika mulai ada campur tangan dari orang yg lebih tua, dg komentar yg kurang mendukung seperti: "itu gambar apa? kok tidak mirip?", atau bentuk 'arahan-arahan' lainnya ). Anak-anak selalu tahu apa yang ingin mereka buat

karya keponakan saya, umur 9 dan 11 tahun

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas, ijin share foto-fotonya di laman kami. sebagai ilustrasi kegiatan pada artikel yang kami buat.

      Regards,
      jagaddhita.org

      Hapus